RAHASIA IRITNYA GRAND LIVINA

Ini Rahasia Nissan Livina Bisa Lebih Irit Bensin

Minggu, 26 November 2017 | 09:02 WIB

Nissan Grand Livina dalam Tantangan 7 Liter Livina, terjebak di kemacetan.

 Gianyar, KompasOtomotif – Dari daftar fitur unggulan Grand Livina, yang mencuri perhatian salah satunya adalah dua injektor untuk satu slinder pada mesin. Sementrara di rata-rata kendaraan di kelasnya hanya menggunana satu.

Nissan Motor Indonesia (NMI) menyebut dual injektor membuat Grand Livina punya efisiensi bahan bakar minyak (BBM) lebih baik. Padahal logikanya, dengan dua injektor yang funginya menyemprot bahan bakar, seharusnya malah lebih boros.

Sugihendi, Trainer Nissan College coba memberikan keterangan, kalau yang disemprotkan oleh kedua injektor tersebut bukan berupa cairan, tapi berupa kabut. Ini karena injektor didesain lebih kecil dibanding yang ada di model sebelumnya.

MID akhir saat mobil yang dikendarai KompasOtomotif mencapai finish di Nissan MT Haryono, Jakarta.

 Secara hitung-hitungan pasti, Sugihendi tidak memegang data perbandingan lengkap dan detail soal seberapa iritnya. Namun yang pasti kata Sugihendi, jika dibandingkan dengan generasi Grand Livina sebelumnya, 10 persen lebih baik.

“Dibading dengan single injector, dual injektor 10 persen lebih hemat, seperti dari Livina generasi lama ke dibanding dengan yang baru ini. Soal maintenance, tidak ada perawatan khusus untuk teknologi ini,” ujar Sugihendi.

NMI selama ini menguji keiritan Grand Livina mereka dengan “Tantangan 7 Liter Livina” di mana pada tes terakhir konsumsi bahan bakar terbaiknya menyentuh 20,7 kilometer per liter, menempuh jarak 135 kilometer Gianyar-Balangan Beach.

Have your say